Rokok Elektrik Membantu Meningkatkan Fungsi Jantung

Rokok Elektrik Membantu Meningkatkan Fungsi Jantung

2 Responses

Para perokok tembakau yang mencari alternatif yang lebih baik untuk kecanduannya, akan sangat gembira mendengar hasil penelitian ini, bahwa rokok elektrik dapat sangat membantu mereka.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Medical News Today, menyatakan bahwa para peneliti dari University of Bristol yang berlokasi di Inggris, menunjukkan hasil yang sangat positif bagi para perokok tembakau yang beralih menggunakan rokok elektrik. Penelitian yang memfokuskan pada reaksi stres (stress reaction) yang ditimbulkan rokok tembakau dan rokok elektrik kepada sel-sel jantung, membuktikan bahwa rokok tembakau menimbulkan reaksi stres, dan rokok elektrik tidak menimbulkan reaksi stres apapun pada sel-sel jantung.

Penelitian dilakukan menggunakan sel-sel jantung manusia yang didonasikan, dan para peneliti menganalisa perubahan yang terjadi pada gen sel-sel jantung tersebut, pada saat asap rokok dan uap rokok elektrik dihembuskan melewati sel-sel tersebut. Dengan asap rokok tembakau, hasil yang langsung terlihat adalah sel-sel jantung bereaksi negatif dan dapat diukur. Akan tetapi tidak terlihat reaksi negatif apapun yang terlihat pada sel jantung tersebut dengan uap rokok elektrik.

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efek biologis yang dapat dilakukan oleh rokok tembakau dan rokok elektrik. Sehingga dapat membantu pemerintah untuk dapat memutuskan dengan mata terbuka tentang apa yang harus dilakukan kepada rokok elektrik. Dan diharapkan pemerintah dan para pelaku industry kesehatan dapat menginformasikan kebenaran bahwa rokok elektrik adalah solusi berhenti merokok tembakau yang aman.

Kepala peneliti Profesor Marcus Munafo menyimpulkan, “Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para perokok tembakau dapat mengurangi penyakit yang ditimbulkan oleh rokok tembakaunya, dengan beralih menggunakan rokok elektrik”.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Drug and Alcohol Dependence ini, membuka pintu untuk studi lebih lanjut tentang perokok tembakau yang berhenti dengan bantuan rokok elektrik. Ini adalah sebuah hal yang penting karena mayoritas dari pengguna rokok elektrik, adalah pengguna rokok tembakau sebelumnya.

Hasil penelitian Profesor Marcus dan timnya dapat dilihat pada link berikut:
Cigarette smoke but not electronic cigarette aerosol activates a stress response in human coronary artery endothelial cells in culture.

Penelitian Membuktikan Rokok Elektrik Bermanfaat Bagi Penderita Asma

Events 2 Responses
Penelitian Membuktikan Rokok Elektrik Bermanfaat Bagi Penderita Asma

Sebuah berita baik untuk para perokok tembakau yang mempunyai asma, yang berpikir untuk beralih menggunakan rokok elektrik. Sebuah penelitian baru, yang dipublikasikan pada Discovery Medicine, menunjukkan bahwa banyak keuntungan kesehatan yang didapatkan dengan beralih menggunakan rokok elektrik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa para perokok tembakau yang beralih menggunakan rokok elektrik menunjukkan perkembangan baik pada paru-paru dan sistem pernapasan mereka, setelah penelitian yang dilakukan selama dua tahun.

“Hampir semua penelitian membuktikan bahwa rokok tembakau menyebabkan penurunan fungsi paru-paru dan gangguan aliran udara, dan lebih buruknya lagi, tubuh para perokok tembakau yang mempunyai asma tidak merespon obat anti-asma dengan baik, dibandingkan dengan para penderita asma yang tidak merokok”, demikian pernyataan dari Profesor Riccardo Polosa dari University of Catania, yang mengepalai penelitian ini. Profesor Polosa kemudian menyatakan bahwa para perokok tembakau dengan asma tidak akan berhenti mengkonsumsi nikotin, bahkan apabila itu adalah pilihan terakhir mereka, maka dari itulah penelitian ini dilakukan.

Hasil yang mengejutkan dari penelitian ini adalah, beberapa fungsi paru-paru dan pernapasan dapat kembali menjadi lebih baik setelah para perokok tembakau dengan asma tersebut beralih menggunakan rokok elektrik. Hal ini sebelumnya dianggap mustahil oleh penelitian-penelitian sebelumnya, dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana rokok elektrik dapat membantu kesehatan para perokok yang sudah lama mengkonsumsi rokok tembakau.

Akan tetapi, Profesor Polosa mengatakan bahwa penelitian ini masih terbatas, penelitian lebih lanjut dengan subyek yang lebih banyak masih diperlukan, agar dapat merepresentasikan seluruh populasi pengguna rokok elektrik. Penelitian ini juga masih tidak melibatkan para perokok tembakau dengan asma akut, karena penelitian ini hanya dilakukan pada perokok tembakau dengan asma ringan sampai menengah.

Meskipun begitu, hasil penelitian menunjukkan peningkatan kesehatan yang terukur dan berarti, untuk mereka yang terlibat sebagai subyek dari penelitian ini. Kunjungan dan pengukuran fungsi paru-paru dilakukan secara berkala selama enam bulan, satu tahun, dan dua tahun kepada para perokok tembakau dengan asma ini.

Diharapakan dengan dipublikasikannya penelitian ini, studi lebih lanjut dan lebih besar dapat dilakukan untuk dapat lebih membuktikan bagaimana rokok elektrik dapat membantu para perokok tembakau yang mempunyai asma.

Hasil penelitian Profesor Polosa dan timnya dapat dilihat pada link berikut:
Persisting Long Term Benefits of Smoking Abstinence and Reduction in Asthmatic Smokers Who Have Switched to Electronic Cigarettes

Perhitungan Rasio PG/VG Menggunakan Premix Liquid Base

2 Responses
Perhitungan Rasio PG/VG Menggunakan Premix Liquid Base

Premix Base adalah campuran Propylene Glycol (PG), Vegetable Glycerin (VG), dengan atau tanpa nikotin di dalamnya.

Apabila kamu telah membaca artikel tentang cara menghitung rasio PG/VG pada DIY Liquid kamu yang telah kami buat sebelumnya, dan merasa sedikit malas untuk melakukan segala macam perhitungan yang dibutuhkan untuk membuat DIY Liquid, maka kamu dapat menggunakan Premix Base ini.

Menggunakan Premix Base, kamu hanya cukup menambahkan essence ke dalamnya, tanpa perlu dipusingkan oleh segala macam hitungan untuk membuat sebuah DIY Liquid.

Namun begitu, perlu kamu ketahui bahwa apabila misalnya kamu menggunakan Premix Base dengan rasio 30/70, dan kamu mencampurkan essence ke dalamnya, maka rasio akhir DIY Liquid kamu akan berubah. Maka dari itu, kami sarankan untuk mengenal lebih dalam tentang Premix Base terlebih dahulu, sebelum memilih Premix Base mana yang lebih cocok untuk kamu.

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa Propylene Glycol (PG) di dalam sebuah liquid dapat mengikat rasa dengan jauh lebih baik dibandingkan Vegetable Glycerin (VG). Maka dari itu, sebagian besar essence yang dijual oleh TFA, Capella, FA, FW, dan lainnya selalu menggunakan Propylene Glycol sebagai bahan dasar (flavor carrier) nya. Menganggap essence sebagai PG adalah cara yang umum dilakukan untuk menghitung rasio PG/VG akhir DIY Liquid kamu.

Dan juga seperti yang pernah kami bahas pada artikel sebelumnya, untuk menghindari kebingungan, selalu gunakan standar konvensi internasional, yaitu dengan menyebutkan kadar rasio PG terlebih dahulu sebelum VG. Rasio 40/60 berarti liquid tersebut mengandung 40% PG dan 60% VG.

Sebelum memilih Premix Base yang tepat untuk kamu, kita asumsikan bahwa penggunaan essence rata-rata di setiap liquid adalah sebesar 20%. Ini adalah angka yang banyak dijadikan patokan dasar untuk membuat DIY Liquid.

Apabila kamu menggunakan Premix Base dengan rasio 30/70, dan kamu menambahkan essence sebesar 20% ke dalamnya, maka…

  1. Total % PG di dalam liquid akhir kamu adalah:
    (Rasio PG Premix Base x (100% - Persentase Essence) + Persentase Essence
    (0.3 x (100 - 20)) + 20 = 44%
  2. Total % VG di dalam liquid akhir kamu adalah:
    Rasio VG Premix Base x (100% - Persentase Essence)
    0.7 x (100 - 20) = 56%

Mencampurkan Premix Base dengan rasio 30/70 dengan essence sebanyak 20% akan menghasilkan liquid dengan rasio 44/56.

Berikut adalah tabel untuk memberikan gambaran kepada kamu, berapa rasio PG/VG akhir pada DIY Liquid kamu, setelah mencampurkan essence sebanyak 20% di dalamnya.

Rasio Premix Base Rasio DIY Liquid Akhir
50/50 60/40
40/60 52/48
30/70 44/56
20/80 36/64
10/90 28/72
0/100 (VG + Nikotin) 20/80 (Max VG)

Kenali lidah kamu terlebih dahulu sebelum memilih menggunakan Premix Base yang tepat. Apabila kamu menyukai liquid dengan rasio 50/50 misalnya, kamu bisa menggunakan Premix Base dengan rasio 40/60.

Kalkulator untuk menghitung rasio PG/VG akhir dari DIY Liquid kamu, menggunakan Premix Base, dapat kamu unduh di link berikut:
Kalkulator Rasio Akhir PG/VG Menggunakan Premix Base

Rumus Dosis Penggunaan Nikotin Cair Pada DIY Liquid Kamu

Rumus Dosis Penggunaan Nikotin Cair Pada DIY Liquid Kamu

2 Responses

Apabila kamu masih bingung dengan artikel cara mengitung nikotin cair yang kami buat sebelumnya, kamu dapat mencatat dan menggunakan rumus berikut, untuk menghitung seberapa banyak nikotiin cair yang kamu butuhkan untuk DIY liquid kamu.

Apabila kamu merasa lebih nyaman untuk menghitung banyaknya nikotin cair yang kamu butuhkan dengan menggunakan rumus ini, kamu tidak perlu membeli nikotin cair dengan kadar 100 mg untuk kemudahan penghitungan kamu.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa kadar nikotin selalu dihitung dalam satuan milligram (mg) per milliliter (ml). Yang artinya, apabila sebuah liquid mempunyai kadar nikotin sebesar 3 mg, artinya terdapat 3 mg nikotin di dalam setiap mililiternya.

Kadar nikotin di dalam sebuah liquid rokok elektrik juga terkadang dituliskan dalam satuan persentase. Liquid dengan kadar nikotin 3 mg, dapat juga dituliskan dengan satuan persentase, sebesar 0.3%. Perlu kamu ketahui, nikotin cair dalam bentuk aslinya sebelum dicampur dengan apapun, mempunyai kadar sebesar 1,000 mg/ml atau 100%.

Seperti artikel sebelumnya, kita akan menggunakan pertanyaan yang sama, yang paling sering diajukan kepada kami:

“Saya ingin membuat liquid sebanyak 30 ml dengan kadar nikotin 3 mg, saya harus memasukkan berapa banyak nikotin cair ke dalamnya? Saya menggunakan nikotin cair dengan kadar 100 mg.”

Rumus untuk menghitung kadar nikotin ini disebut juga dengan RUMUS TLC. Kamu dapat menggunakan Rumus TLC ini setiap kali kamu ingin menghitung berapa banyak kadar nikotin cair yang kamu butuhkan pada DIY liquid kamu.

Jumlah nikotin cair yang kamu butuhkan = T x L / C

T : Total amount of liquid you are making.
Contoh: Kita ingin membuat liquid sebanyak 30 ml.
L : Level of nicotine you want to make.
Contoh: Kita ingin membuat liquid dengan level nikotin 3 mg.
C : Concentrated nicotine liquid you use.
Contoh: Kita menggunakan nikotin cair dengan kadar nikotin 100 mg.

Dengan memasukkan contoh angka tersebut, maka kita membutuhkan 3 x (30 / 100) = 0.9 ml.

Jadi, untuk membuat liquid 30 ml dengan kadar nikotin sebesar 3 mg, kita membutuhkan 0.9 ml nikotin cair di dalamnya, apabila kita menggunakan nikotin cair dengan kadar 100 mg.

Sekilas Tentang Vegetable Glycerin (VG)

Sekilas Tentang Vegetable Glycerin (VG)

Events 2 Responses

Vegetable Glycerin, atau sering disingkat dengan VG adalah senyawa kimia alami, yang didapatkan dari minyak sayur. Di dalam dunia rokok elektrik, Vegetable Glycerin seringkali digunakan untuk memberikan sensasi ‘tebal’ pada uap yang dihasilkan.

Vegetable Glycerin mempunyai sedikit rasa manis dan jauh lebih kental dibandingkan Propylene Glycol. Rasa gatal di tenggorokan yang diberikan Vegetable Glycerin juga jauh lebih rendah dibandingkan Propylene Glycol, membuatnya lebih nyaman digunakan pada rokok elektrik dengan pengaturan sub-ohm. Meskipun Propylene Glycol dapat lebih mengikat rasa dan nikotin, saat ini beberapa supplier telah memproduksi esens rasa dengan campuran Vegetable Glycerin, sehingga memungkinkan untuk membuat liquid dengan 100% VG.

Bagaimana Vegetable Glycerin Dipakai?

Vegetable Glycerin dapat ditemukan dalam berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari, seperti contohnya:

  • Pemanis, sebagai pengganti gula.
  • Produk kecantikan, seperti rias wajah, deodorant, mousse untuk rambut, aftershave, dan deodorant.
  • Makanan hewan peliharaan.
  • Sabun mandi dan krim penghalus tangan.
  • Makanan, khususnya makanan yang membutuhkan proses pemanggangan, untuk meningkatkan kelembapan.
  • Untuk membuat gel yang kental, untuk kebutuhan seperti pembuatan krim obat.
  • Pasta gigi, dan produk gigi lainnya.

Apakah Vegetable Glycerin Aman?

FDA telah mengklasifikasikan Vegetable Glycerin sebagai “Generally Recognized as Safe”, dan telah dikonsumsi dan digunakan oleh manusia secara aman. Penilaian SIDS Assessment Profile juga menunjukan bahwa Vegetable Glycerin memiliki efek samping yang sangat rendah apabila dikonsumsi, dan memiliki potensi iritasi terhadap mata dan kulit yang sangat ringan.

Penilaian SIDS Assessment Profile tersebut dapat dilihat di link berikut:
http://www.inchem.org/documents/sids/sids/56815.pdf

Dengan banyaknya penggunaan Vegetable Glycerin pada obat-obatan yang dikonsumsi manusia, menunjukkan bahwa Vegetable Glycerin sangatlah aman. Akan tetapi, seperti demikian halnya Propylene Glycol, penelitian yang dilakukan untuk membuktikan kesehatan menghirup PG dan VG pada manusia masih terus diteliti lebih lanjut.

Pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2008, peneliti tidak menemukan resiko yang berarti setelah subyek menghirup Vegetable Glycerin. Kita dapat berasumsi bahwa Vegetable Glycerin sangatlah aman untuk dihirup dari penelitian tersebut.

Hasil penelitian pada tahun 2008 tersebut dapat dilihat di link berikut:
http://www.inchem.org/documents/sids/sids/56815.pdf

Alergi terhadap Vegetable Glycerin juga sangat langka, seperti halnya alergi terhadap minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Pada orang yang menderita penyakit diabetes, Vegetable Glycerin dapat memicu penyakitnya. Namun ini bukanlah sebuah isu pada penggunaan Vegetable Glycerin untuk dihirup.

Apa Yang Harus Saya Ketahui Tentang Menghisap Vegetable Glycerin?

Vegeteble Glycerin, yang membuat liquid menjadi sangat kental, dapat membuat umur atomizer tabung kamu menjadi pendek. Liquid dengan VG tinggi dapat merusak coil head kamu dengan cepat. Bahkan pada beberapa tabung rokok elektrik, liquid dengan VG tinggi sama sekali tidak bisa dipakai. Namun, sebagian besar tabung jaman sekarang sudah didesain untuk dapat memakai liquid dengan VG tinggi.

Seperti juga Propylene Glycol, efek berhenti mengkonsumsi rokok tembakau, dan mulai mengkonsumsi Vegetable Glycerin dapat membuat mulut menjadi kering, sakit tenggorokan, dan haus yang berlebihan. Apabila ini terjadi pada kamu, ini adalah normal, atasi dengan meminum air putih yang banyak.

PG/VG Atau VG/PG, Mana Yang Benar?

2 Responses
PG/VG Atau VG/PG, Mana Yang Benar?

Pada saat kita membeli sebuah liquid, seringkali kita mendapati tulisan 60/40 ataupun 40/60 tanpa penjelasan lebih lanjut, apakah itu maksudnya PG/VG atau VG/PG?

Apabila kamu termasuk salah satu pengguna rokok elektrik veteran, pastinya kamu ingat di masa lalu, sekitar tahun 2010 sampai dengan tahun 2014, device rokok elektrik yang umum digunakan, hampir tidak ada yang dapat digunakan dengan liquid yang sangat kental (VG yang tinggi membuat liquid menjadi jauh lebih kental).

Tabung rebuildable yang dijual pada masa itu, mempunyai saluran udara (airhole) yang sangat kecil dibandingkan tabung keluaran masa kini. Dan memiliki lubang keluar masuk liquid yang kecil agar tidak mudah bocor. Masa itu adalah masa-masa awal berkembangnya industri rokok elektrik, dan memiliki sebuah device yang mampu memberikan power sampai 15 watt saja sudah dianggap sangat mewah. Pada masa itu, mechanical mod menjadi sangat terkenal karena dapat memberikan power yang jauh lebih tinggi dibandingkan regulated device. Kebalikan dari sekarang.

Keterbatasan teknologi rokok elektrik pada masa itu menyebabkan liquid yang beredar di pasaran semuanya menggunakan Propylene Glycol (PG) yang lebih banyak dibandingkan Vegetable Glycerin (VG). Yang membuat semua liquid pabrikan menggunakan konvensi penulisan standar PG/VG, seperti 80/20 ataupun 70/30, dikarenakan pada masa itu, PG jauh lebih banyak dipakai untuk VG.

Hal ini pun kemudian menjadi kebiasaan yang umum digunakan di dunia vaping, untuk menuliskan nilai persentase PG terlebih dahulu, diikuti dengan nilai persentase VG setelahnya. Konvensi ini menjadi sebuah standar penulisan nilai rasio PG/VG di seluruh dunia sampai sekarang.

Jadi, 20/80 maksudnya adalah bahwa liquid tersebut mempunyai rasio Propylene Glycol (PG) sebanyak 20%, dan Vegetable Glycerin (VG) sebanyak 80%.