Hubungan Seksual Rutin Dapat Mencegah Disfungsi Ereksi

Hubungan Seksual Rutin Dapat Mencegah Disfungsi Ereksi

2 Responses

Disfungsi ereksi lebih banyak ditemukan pada pria yang lebih tua, namun tampaknya sebenarnya problem tersebut bukanlah akibat dari penuaan. Sebuah studi yang dipublikasikan oleh The American Journal of Medicine mengemukakan bahwa para pria dengan rentang umur 55 sampai 75 tahun, dapat mengurangi resiko disfungsi ereksinya dengan melakukan hubungan seksual setidaknya sekali per minggu.

Penelitian dilakukan di Finlandia, dan diikuti oleh 989 orang pria selama 5 tahun dengan cara memberikan pertanyaan terkait seputar masalah disfungsi ereksi kepada mereka. Usia rata-rata responden adalah 59.2 tahun. Tidak ada satupun dari seluruh responden yang mengalami disfungsi ereksi pada saat awal mereka mengikuti penelitian ini. Setelah lima tahun, para pria yang menyatakan bahwa mereka melakukan hubungan seksual kurang dari sekali per minggu, mengalami resiko disfungsi ereksi dua kali lipat dibandingkan mereka yang berhubungan seksual setidaknya sekali per minggu.

Para peneliti berkesimpulan, untuk pria yang berumur 55 sampai 75 tahun, hubungan seksual secara rutin dapat mengurangi resiko terhadap disfungsi ereksi. Jika kamu termasuk ke dalam kategori tersebut, alangkah baiknya apabila kamu dapat secara rutin berhubungan seksual dengan pasanganmu, agar kamu tidak ingin mendapatkan masalah disfungsi ereksi kedepannya. Tapi seperti problem lainnya, solusi terhadap disfungsi ereksi ini tidaklah mudah, banyak faktor yang dapat mempengaruhi performa kamu seperti masalah sosial, emosional dan faktor kesehatan fisik juga.

Sebuah poin penting dalam studi ini juga bahwa mereka yang mempunyai hubungan yang baik dengan pasangannya, cenderung berhubungan seksual dengan frekuensi yang lebih sering, sehingga mengurangi resiko terkena disfungsi ereksi. Studi ini tidak melibatkan efek masturbasi kepada kemungkinan terkena disfungsi ereksi.

"Otot penis, seperti layaknya otot tubuh lainnya, semakin kita berlatih akan semakin kuat pulalah otot tubuh kita", kata Nelson E. Bennett, seorang urologis dari Lahey Clinic di Burlington, Massachusetts. "Tapi itu juga bukan berarti kamu membutuhkan hubungan seksual berkali-kali setiap malamnya untuk menjaga dirimu dari disfungsi ereksi. Otot penis membutuhkan latihan ereksi, bukan latihan ejakulasi, dan pada umumnya para pria mengalami tiga sampai enam kali ereksi natural yang terjadi pada tubuhnya setiap malamnya pada saat tertidur pulas", katanya.

"Adalah sebuah hal yang sangat sulit untuk memberikan kesimpulan tertentu untuk studi semacam ini. Para pria yang lebih sering berhubungan seksual cenderung mempunyai tubuh yang lebih sehat". kata Profesor Firouz Daneshgari, urologis dariCase Western Reserve University School of Medicine and University Hospitals Case Medical Center di Cleveland. "Penis adalah organ yang terdiri dari otot dan pembuluh darah, jadi ini adalah sebuah hipotesa yang bagus, namun fungsi seksual bergantung pada banyak faktor, termasuk libido, keinginan untuk melakukannya, dan hormon pada otak. Ereksi pada malam hari sepertinya dapat memberikan penis latihan yang cukup untuk dapat memproteksi terhadapap masalah disfungsi ereksi", katanya.

Kesimpulannya, jika kamu adalah seorang pria berumur di atas 55 tahun, dan melakukan hubungan seksual setidaknya sekali per minggu, jagalah rutinistas tersebut. Hubungan seksual yang rutin sangat bagus terhadap fisik, mental, dan kesehatan emosi kamu. Jika kamu mengalami kesulitan menjaga ereksi kamu, lebih dari 25% dari setiap kali kamu berhubungan seksual, kemungkinan besar kamu sudah mengalami disfungsi ereksi.